KPU Tegaskan Pemilik A5 Bisa Nyoblos dari Pagi

      Comments Off on KPU Tegaskan Pemilik A5 Bisa Nyoblos dari Pagi

KPU Tegaskan Pemilik A5 Bisa Nyoblos dari Pagi

Jakarta – KPU menjelaskan beberapa pemilih yang sudah mempunyai formulir A5 dapat pilih semenjak pagi dalam Pemilu 2019. Menurut KPU, orang yang telah mempunyai A5 masuk ke DPTb (Rincian Pemilih Tabahan).

“Boleh-boleh,” tutur Ketua KPU Arief Budiman di TPS 10, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Rabu (17/4/2019).

Hal tersebut diucap Arief waktu di tanya apa beberapa pemilih yang memakai formulir A5 dapat pilih semenjak pagi ataukah tidak. Ia mengatakan beberapa pemilih dalam DPTb itu dapat pilih sebab ia adalah pemilih yang telah masuk DPT.

“Jika DPTb kan memang bisa, sebab ia pemilih yang sudah masuk DPT,” tutur Arief.

Didapati, form A5 adalah formulir geser pilih atau geser TPS. Pemilih yang geser pilih masuk dalam kelompok Rincian Pemilih Penambahan (DPTb). Waktu pencoblosan untuk pemilih geser TPS semenjak jam 07.00 WIB ini pula ditata dalam PKPU 3 tahun 2019 masalah 8.

Awal mulanya ada beberapa puluh masyarakat di TPS 21 Banjar Pering, Kuta, Bali merintih belum dapat memakai hak suaranya. Mereka akui dianaktirikan karena memakai form A5.

Pantauan di TPS 21 Banjar Pering, Jl Legian, Bali, Rabu (17/4/2019), beberapa puluh masyarakat itu menyalahkan telah mengantre lama tetapi tidak mendapatkan kepastian. Mereka protes petugas KPPS serta PPK serta bertanya mengenai hak nada mereka.

“Seakan-akan kami tidak dapat mendaftarkan walau sebenarnya kami miliki A5, jalan keluarnya kami dicarikan surat nada. Kami bawa serta A5 ini telah dari KPU Badung, tercatat. Nama kita telah disana mengapa kita tidak dapat mendaftarkan? TPS-nya di sini serta ini jelas surat dari KPU Badung,” tutur satu diantara masyarakat yang tidak dapat memakai hak pilihnya, Eric Nainggolan.

Diluar itu, insiden masyarakat yang terhalang pilih sebab memakai A5 berlangsung di Kalibata, Jakarta Selatan. Satu diantara masyarakat, Fahd, memprotes ke petugas KPPS yang berada di TPS 071 Apartemen Kalibata City karena tidak dapat memakai hak pilihnya sebelum jam 12.00 WIB. Walau sebenarnya awalannya ia sudah diijinkan antre sebelum pada akhirnya disuruh mencoblos diatas jam 12.00 oleh petugas.

Baca Juga : Umumkan Quick Count Sebelum Jam 15.00 WIB Dapat Dipenjara 18 Bulan

Fahd akui telah mempunyai formulir A5 agar lakukan geser pilih di TPS Kalibata City. Ia serta orang tuanya adalah masyarakat Bangka yang sekarang tinggal di Kalibata, Jakarta Selatan.

“Saya kan geser TPS dari di Bangka kesini. Saya telah mengurus A5, di sini telah ditulis (TPS) 71, oke 71. Selalu nyatanya disana telah ada nama yang tercatat. Jika yang tidak ada namanya, tetapi miliki A5 itu jam 12.00 WIB,” kata Fahd, di Apartemen Kalibata City, Rawajati, Jakarta Selatan, Rabu (17/4).