Umumkan Quick Count Sebelum Jam 15.00 WIB Dapat Dipenjara 18 Bulan 

      Comments Off on Umumkan Quick Count Sebelum Jam 15.00 WIB Dapat Dipenjara 18 Bulan 

Umumkan Quick Count Sebelum Jam 15.00 WIB Dapat Dipenjara 18 Bulan

Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan larangan untuk sebarkan quick count sebelum jam 15.00 WIB. Buat yang melanggar, maka dipidana 18 bulan penjara.

Hal tersebut bersamaan MK akan memutuskan menampik permintaan pemohon yang terbagi dalam instansi survey serta beberapa stasiun tv.

“Pemohon mempunyai posisi hukum untuk ajukan permintaan a quo. Menampik permintaan provisi pemohon 1-6 untuk semuanya,” kata Ketua MK Anwar Usman dalam sidang di Gedung MK, Selasa (16/4/2019).

Akhirnya, masalah yang disebut masih serta tidak beralih. Yakni:

Masalah 449 ayat 5:

Pengumuman prakiraan hasil hitungan cepat Pemilu cuma bisa dikerjakan sangat cepat 2 (dua) jam sesudah usai pengambilan suara di lokasi Indonesia sisi barat.

Baca Juga : Pihak yang Ganggu Jalannya Pemilu di Kediri Akan Ditindak Tegas

Buat yang melanggar Masalah 449 ayat 5, jadi diancam hukuman 18 bulan penjara. Hal tersebut sesuai bunyi Masalah 540 ayat 2:

Penerapan pekerjaan perhitungan cepat yang menginformasikan prakiraan hasil perhitungan cepat sebelum 2 jam sesudah selesainya pengambilan suara di rilayah Indonesia sisi barat seperti disebut dalam Masalah 449 ayat 5, dipidana dengan pidana penjara sangat lama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan serta denda sangat banyak Rp 18.000.000 (delapan belas juta rupiah).