Presiden Kroasia serta Rusia juga Turut Pesta Prancis di Ruangan Ganti 

      Comments Off on Presiden Kroasia serta Rusia juga Turut Pesta Prancis di Ruangan Ganti 

Presiden Kroasia serta Rusia juga Turut Pesta Prancis di Ruangan Ganti

Moskow – Titel juara dunia dirayakan dengan ramai oleh Prancis di lapangan Luzhniki Fase hingga sampai ke ruangan gantinya. Presiden Rusia serta Presiden Kroasia turut berpesta.

Prancis tampak menjadi juara di Piala Dunia 2018 selesai menaklukkan Kroasia 4-2. Gol bunuh diri Mario Mandzukic,gol Antoine Griezmann, Paul Pogba, serta Kylian Mbappe hanya dapat dibalas Kroasia melalui Ivan Perisic serta Mandzukic.

Titel juara dunia jadi penebusan prima untuk Prancis, selesai tidak berhasil memenangkan Piala Eropa 2016 didalam rumah sendiri. Saat itu mereka mesti senang jadi runner-up sesudah kalah dari Portugal di final.

Sukses ini dapat bertepatan dengan dua dekade kesuksesan merampas trofi Piala Dunia pertama mereka. Th. 1998 yang lalu, Prancis yang diperkokoh Didier Deschamps –pelatih waktu ini– menjadi pemain juara dimuka umum sendiri.

Kesuksesan menjejaki panggung paling tinggi di Rusia juga dirayakan dengan penuh euforia oleh Prancis. Presiden Rusia Vladimir Putin serta Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarovic juga turut merayakannya bersama dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di ruangan ubah pemain.

” Kami merayakannya di ruangan ubah bersama dengan Presiden Macron, Vladimir Putin, serta Presiden Kroasia. Kami bersenang-senang. Atmosfer di ruangan ubah demikian euforia serta saya tidak sabar kembali merasakan, ” papar penyerang Prancis Olivier Giroud dikutip ESPN.

Baca Juga : Mario Mandzukic Membuat Rekor Baru di Final Piala Dunia

Giroud mengakui sangat terbuai dengan sukses ini. Terdapat mimpi waktu kecil yang terwujud serta usaha keras bertahun-tahun yang terjawab.

” Saya ada di bangku pemain dengan rekan-rekan di 10 menit paling akhir serta kami tidak mengerti sukses ini ketika itu. Kami ingin hindari beranjak dari tempat duduk sangat awal, ” sambungnya.

” Di injury time, kami bangkit serta saya lari kesana kemari sesudahnya. Saya berangkulan dengan Adil (Rami) serta kami bergulingan di lapangan. Sebenarnya, saya terasa hilang ingatan. Terdapat demikian banyak emosi, ini adalah mimpi waktu kecil serta perlu usaha keras yang besar untuk dapat meraihnya, ” tandas Giroud.